Windows XP Sistem Operasi Terpopuler di Dunia akan segera "Pensiun...?"

    Usia sistem operasi Windows XP tinggal menghitung hari. Microsoft sebagai pencipta OS ini pun berusaha untuk berkampanye agar pengguna Windows XP segera beralih ke sistem operasi yang lebih baru. Meskipun begitu, jumlah pengguna Windows XP terbilang masih cukup banyak.

Microsoft akan menghentikan dukungan teknis Windwos XP pada 8 April tahun depan, tapi belum banyak perusahaan yang berencana untuk pindah ke sistem operasi (OS) yang baru. Jika pengguna masih menggunakan Windows XP setelah April 2014, maka kemungkinan besar akan menjadi korban serangan cyber karena Microsoft akan berhenti merilis pembaruan keamanan.

Hal itu disampaikan oleh perusahaan manajemen software, Camwood. Perusahaan itu mengatakan, kurang dari setengah semua organisasi besar sudah mulai bermigrasi dari XP ke Windows. Lebih lanjut, menurut spesialis TI, 1E, setidaknya satu dari empat perusahaan telah pindah ke Windows 7 pada akhir tahun lalu.

"Dalam kondisi ekonomi saat ini, tidak mengherankan bahwa para pemimpin bisnis tidak ingin menginvestasikan sejumlah besar uang dalam sesuatu yang pada dasarnya tidak rusak, seperti halnya dengan Windows XP saat ini," kata CEO Camwood Adrian Foxall, seperti dilansir dari Telegraph, Senin (8/4/2013).

Ia juga mengatakan, alasan utama perusahaan tidak beralih ke Windows 7 karena sedang menunggu izin dari manajemen tentang proses biaya dan kehawatiran lainnya.

Berdasarkan data 1E, biaya dan mentransfer file Office merupakan masalah utama yang dihadapi pelaku bisnis ketika melakukan migrasi dari satu OS ke OS lain. Adapun Microsoft, merekomendasikan kepada perusahaan untuk menyiapkan 18 hingga 32 bulan sebelum memutuskan untuk beralih dari XP ke Windows 7.

Tetapi hal tersebut menuai protes keras dari berbagai pihak.

 " Menurut laporan dari ABS CBN News, Jepang merupakan salah satu negara dengan jumlah pengguna Windows XP yang banyak. Saat ini, pengguna Windows XP di Jepang mencapai angka 13 juta, hampir mencakup market share 20 persen di negara tersebut."

"Dalam sebuah penelitian Microsoft mengatakan bahwa sebanyak 34.115 kantor cabang bank di India masih menggunakan sistem operasi Windows XP."

Menurut survei yang baru saja dilakukan oleh Yomiuri Shimbun dan melibatkan 1.789 lembaga lokal yang ada di Jepang, disinyalir setidaknya bakal ada lebih dari 200.000 perangkat komputer yang akan terus menggunakan Windows XP setelah tanggal pemberhentian resmi dukungan diberlakukan. Dan 28 persen dari responden tampaknya telah mengungkapkan kalau kurangnya dana sebagai alasan utama hal tersebut.

Dan menurut data yang dirilis StatCounter, banyak negara-negara di dunia yang mempunyai pengguna Windows XP paling dominan. Dari sekian banyak negara, terdapat delapan negara yang mempunyai jumlah pengguna Windows XP terbanyak. Berikut ini adalah delapan negara tersebut:
  • China – 54.79%
  • Cook Islands – 72.14%
  • Cuba – 52.93%
  • Eritrea – 58.25%
  • North Korea – 61.47%
  • Morocco – 44.66%
  • Norfolk Island – 70.18%
  • Vietnam – 44.33%
Permasalahan yang dihadapi oleh Microsoft tak hanya di delapan negara tersebut. Masih banyak negara lain yang mempunyai pengguna Windows XP dengan porsi cukup besar. Indonesia pun menjadi salah satunya dengan pengguna Windows XP mencapai angka 37 persen. Terlebih CEO Microsoft, Steve Ballmer pernah mengungkapkan bahwa sembilan dari 10 OS Windows XP di dunia adalah bajakan.
Berikut ini adalah daftar negara dengan jumlah pengguna Windows XP yang besar:
  • Albania – 44.64%
  • Algeria – 38.11%
  • Argentina – 30.9%
  • Belarus – 37.39%
  • Benin – 43.37%
  • Bolivia – 32.71%
  • Bosnia and Herzegovina – 42.97%
  • Bulgaria – 36.76%
  • Cameroon – 42.65%
  • Cote d’Ivoire – 34.79%
  • Dominican Republic – 46.29%
  • Eygpt – 41.68%
  • Ethiopia – 31.21%
  • Gambia – 30.42%
  • Vatican City – 43%
  • Hungary – 38.75%
  • India – 31.93%
  • Indonesia – 37.07%
  • Iran – 31.54%
  • Macedonia – 35.84%
  • Madagascar – 36.34%
  • Montenegro – 30.59%
  • Pakistan – 42.75%
  • Romania – 35.13%
  • Serbia – 34.48%
  • Taiwan – 31.42%
  • Tajikistan – 31.68%
  • Togo – 41.98%
  • Uzbekistan- 42.59%
  • Venezuela – 30.91%
  • Yemen – 40.41%
Secara keseluruhan, StatCounter mencatat bahwa Windows XP saat ini memperoleh market share sebesar 20.58 persen di dunia. Dengan jumlah tersebut, OS ini pun menempati posisi kedua di bawah Windows 7. Sementara itu Net Applications mengungkapkan angka yang berbeda, yakni sebesar 33.66 persen pada bulan Agustus. Berapapun itu, ini tentunya menjadi PR besar bagi Microsoft.
Setelah menuai badai protes yang cukup kecang dari para penggunanya, akhirnya Microsoft harus rela untuk memperpanjang masa bakti sistem operasi lawas Windows XP.

Melalui blog resminya pihak Microsoft telah mengkonfirmasi bahwa dukungan terhadap Windows XP akan diperpanjang hingga 14 Juli 2015 mendatang.

"Untuk membantu organisasi (perusahaan) menyelesaikan migrasi mereka, Microsoft akan terus memberikan update anti malware dan pembaharuan engine Windows XP hingga 14 Juli 2015,” tulis Microsoft.

Sebelumnya Microsoft telah merencanakan akan menghentikan dukungan terhadap Windows XP per 8 April 2014 mendatang. Namun masih besarnya basis pengguna sistem operasi yang telah ada sejak tahun 2001 silam itu membuat mereka harus memikirkan ulang langkah yang diambil.

Sejauh ini wilayah Asia diketahui masih menjadi basis pengguna Windows XP yang sangat besar. Windows XP diketahui masih menjadi raja sistem operasi di Korea Utara dengan persentase sebesar 60,44% dari total seluruh pengguna PC. Disusul Windows 7 bertengger di urutan kedua dengan 30,36%.

Sebelumnya hasil survei StatCounter juga menunjukkan bahwa Windows XP masih digunakan oleh lebih dari 50% atau tepatnya hampir 60% pengguna komputer di China.

Tak hanya China dan Korea Utara, ternyata negara modern seperti Korea Selatan (Korsel) pun belum mampu meninggalkan penggunaan sistem operasi jadul tersebut. Diungkapkan sekitar 18% dari seluruh PC yang ada di Korsel masih berjalan di atas sistem operasi Windows XP. (dhi)


Sumber: 
0 Comments
Tweets
Komentar

0 komentar "Windows XP Sistem Operasi Terpopuler di Dunia akan segera "Pensiun...?"", Read or Enter Comments

Post a Comment